Nanti Sore, Nike Luncurkan Seragam Terbaru Timnas Garuda

Nanti Sore, Nike Luncurkan Seragam Terbaru Timnas Garuda


 Perusahaan peralatan olahraga Nike meluncurkan seragam terbaru tim nasional (timnas) sepak bola Indonesia nanti sore, Jumat (31/10/2014).

Perusahaan yang berbasis di negeri Uwak Sam (US) itu mengklaim seragam paling anyar itu menggunakan teknologi inovatif dalam pembuatannya. Tak cuma itu, seragam tersebut berasal dari bahan ramah lingkungan.

Desain seragam untuk timnas Garuda itu pun bakal memiliki detail unik. Tujuannya untuk meningkatkan rasa nasionalisme setiap pemain. "Seragam itu diciptakan untuk menunjang performa tim Garuda," kata pernyataan Nike.

Catatan yang dikumpulkan Kompas.com menunjukkan ada dua seragam alias jersey timnas Garuda. Seragam pertama adalah seragam kandang dengan dominasi warna merah. 

Perbedaan dengan seragam kandang sebelumnya, aksen hijau di bagian bawah seragam terbaru hilang. Sebagai gantinya, aksen hijau itu pindah ke bagian pundak kiri dan kanan.

Aksen hijau di bagian bawah lengan kiri dan kanan seragam baru, kini dilengkapi oleh aksen putih. 

Polo
Sementara, perubahan justru terjadi di seragam tandang. Seragam yang didominasi warna putih beraksen hijau itu lengkap dengan kerah berwarna hijau. Dengan kerah itu, seragam tandang menjadi berjenis polo.

Tak hanya itu, Nike masih menyisakan aksen hijau di bagian bawah lengan kiri dan kanan. Seperti seragam kandang paling baru, tak ada aksen hijau di bagian bawah seragam.

Kemudian, aksen hijau vertikal mulai dari pundak kanan ke bawah pada seragam tandang saat ini tak ditemukan lagi pada seragam terbaru nanti.

Meski Barca Kalah, Neymar Cetak Prestasi di Bernabeu

Meski Barca Kalah, Neymar Cetak Prestasi di Bernabeu

Penyerang Barcelona, Neymar, mencetak gol pada menit ketiga pertandingan Primera Division melawan Real Madrid, di Santiago Bernabeu, Sabtu (25/10/2014), yang dimenangi Madrid 3-1. 

Dengan begitu, Neymar menyamai rekor dua legenda Barcelona, Bustillo dan Pascual, yaitu mencetak gol dalam waktu paling cepat di markas Madrid. Gol berawal dari pergerakan Luis Suarez di sektor kiri pertahanan Madrid yang berujung umpan silang kepada Neymar di sektor kanan pertahanan Madrid.

Neymar kemudian menggocek bola dan dari tengah kotak penalti, menembakkan bola ke sudut kiri bawah gawang Iker Casillas, dengan tendangan kaki kanan.

Itu adalah gol kesembilan Neymar dalam delapan penampilan, dengan dua di antaranya sebagai pengganti, pada Primera Division musim ini. Sebelum El Clasico itu, Neymar rata-rata mencetak satu gol dalam 52 menit.


sumber: Kompas.com

Persipura Tetap Kuat meski Tanpa Jacksen

Persipura Tetap Kuat meski Tanpa Jacksen



Manajer Semen Padang, Asdian, menilai Persipura Jayapura tetap merupakan tim hebat meski tanpa kehadiran Jacksen F Tiago. Semen Padang, kata dia, bakal mewaspadai Persipura saat keduanya bertemu di lanjutan delapan besar ISL di Stadion Mandala, Sabtu (25/10/2014).

Jacksen dikabarkan akan segera hengkang dari skuad Mutiara Hitam. Bahkan, pada Rabu (22/10/2014), pelatih asal Brasil itu sempat mengaku sudah tidak lagi menjadi pelatih Boaz Solossa dan kawan-kawan.

"Tim Papua (Persipura) punya kekuatan yang begitu dahsyat, apa lagi main di kandangnya sendiri, meski tanpa Jacksen (nantinya jika benar) mereka sudah pasti bermain bagus," kata Asdian saat jumpa pers di Stadion Mandala, Jumat (24/10/2014).

Jacksen sudah tidak mendampingi skuad Mutiara Hitam saat menang 2-1 atas Arema Cronus Indonesia di Stadion Mandala, Selasa (21/10/2014). Dalam pertandingan tersebut, Boaz Solossa dan kawan-kawan didampingi oleh asisten pelatih Mettu Dwaramuri.

Beberapa nama pelatih pun sudah dipersiapkan manajemen Persipura untuk menggantikan Jacksen. Menurut Asdian, siapapun yang bakal melatih Persipura, tetap patut diperhitungkan mengingat pemain-pemain Papua memiliki skill sangat baik.

"Kami tidak melihat Persipura, dari individu pemain, tetapi lebih kepada tim secara keseluruhan. Karena pemain-pemainnya bagus semua," ujarnya.

Sementara itu, ketika ditanya perihal apakah faktor psikologis kericuhan antar pemain saat Persipura melawan Arema mempengaruhi skuadnya, Asdian menuturkan, "Secara psikologis laga kemarin itu tidak mempengaruhi pemain Semen Padang. Memang dua tahun terakhir kami tidak bermain di Mandala, tetapi kami tahu situasi di sini."

Semen Padang sementara berada di puncak klasemen Grup K dengan mengemas sembilan poin dari empat kali bertanding. Sementara itu, Persipura menempati posisi ketiga dengan perolehan poin empat.


Sumber: kompas.com